Transparansi Tarif Non-Subsidi: Simak Rincian Harga Pertamax Green 95 di Sini

Stok LPG Sulawesi Utara Ditambah Jelang Natal 2025
/(Ilustrasi/@pixabay)

Faktaambon.id — PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku efektif sejak 1 Juni 2026. Kebijakan pembaruan harga ini terpantau masih dipertahankan dan berlaku di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina pada Jumat (5/6/2026) hari ini.

Langkah penyesuaian kali ini terbilang menarik lantaran lini produk diesel nonsubsidi mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Sebaliknya, produk BBM dengan oktan sangat tinggi justru mencatatkan kenaikan. Sementara itu, bagi masyarakat pengguna komoditas subsidi, pemerintah memastikan harga jual tidak mengalami perubahan sama sekali. Produk Pertalite tetap dibanderol stabil pada angka Rp10.000 per liter, dan Biosolar subsidi tertahan di angka Rp6.800 per liter.

Dexlite dan Pertamina Dex Pangkas Harga, Pertamax Turbo Naik

Pergeseran harga paling mencolok pada periode Juni 2026 menyasar sektor bahan bakar mesin diesel komersial. Di wilayah Pulau Jawa (meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur), produk Dexlite kini dipangkas menjadi Rp23.000 per liter dari yang sebelumnya berada di angka Rp26.000 per liter, atau merosot sebesar Rp3.000 per liter. Penurunan serupa dialami oleh varian Pertamina Dex yang harganya disesuaikan dari Rp27.900 menjadi Rp24.800 per liter, yang berarti hemat hingga Rp3.100 per liter bagi konsumen.

Namun, tren sebaliknya terjadi pada produk Pertamax Turbo. Bahan bakar berspesifikasi tinggi ini mengalami kenaikan tipis, dari semula dipasarkan seharga Rp19.900 kini melonjak menjadi Rp20.750 per liter. Di sisi lain, harga untuk jenis Pertamax (RON 92) serta Pertamax Green 95 dilaporkan ajek alias tidak berubah dari periode sebelumnya. Pihak manajemen menekankan bahwa fluktuasi nilai jual antardaerah di Indonesia jamak dipengaruhi oleh dinamika lokal, salah satunya adalah persentase besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang dipatok oleh masing-masing pemerintah daerah.

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per Wilayah

Merujuk pada data resmi dari PT Pertamina Patra Niaga, berikut adalah rincian tarif jual per liter BBM nonsubsidi di berbagai wilayah Nusantara per Jumat, 5 Juni 2026:

  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT: Pertamax sebesar Rp12.300, Pertamax Turbo sebesar Rp20.750, Pertamax Green 95 sebesar Rp12.900 (khusus wilayah tertentu), Dexlite sebesar Rp23.000, dan Pertamina Dex sebesar Rp24.800.

  • Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat: Pertamax sebesar Rp12.600, Pertamax Turbo sebesar Rp21.200, Dexlite sebesar Rp23.500, dan Pertamina Dex sebesar Rp25.350.

  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Pertamax sebesar Rp12.900, Pertamax Turbo sebesar Rp21.650, Dexlite sebesar Rp24.000, dan Pertamina Dex sebesar Rp25.900.

  • Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Sabang: Pertamax sebesar Rp11.550 dan Dexlite sebesar Rp21.550.

  • Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ) Batam: Pertamax sebesar Rp11.750, Pertamax Turbo sebesar Rp19.700, Dexlite sebesar Rp21.850, dan Pertamina Dex sebesar Rp23.550.

  • Maluku dan Maluku Utara: Pertamax sebesar Rp12.600 dan Dexlite sebesar Rp23.500.

  • Papua: Pertamax sebesar Rp12.600, Pertamax Turbo sebesar Rp21.200, dan Dexlite sebesar Rp23.500.

  • Papua Barat dan Papua Barat Daya: Pertamax sebesar Rp12.600, Dexlite sebesar Rp23.500, dan Pertamina Dex sebesar Rp25.350.

  • Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan: Pertamax sebesar Rp12.600 dan Dexlite sebesar Rp25.350.

*(Drw)