Pemkot Jakarta Selatan Keruk Kali Uangan untuk Atasi Banjir Pesanggrahan

Pemkot Jaksel Keruk Kali Uangan Atasi Banjir
Petugas melakukan pengerukan sedimen lumpur di Kali Uangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025). (Dok. Ist)

Faktaambon.id, NASIONAL – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengambil langkah nyata untuk mengatasi banjir yang sering melanda Kecamatan Pesanggrahan. Upaya ini diwujudkan dengan pengerukan Kali Uangan dan saluran air di sekitarnya pada Senin (25/8/2025).

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, yang meninjau langsung lokasi, menegaskan kondisi saluran air di kawasan tersebut sangat memprihatinkan. Sedimentasi lumpur dan tumpukan sampah telah menyebabkan pendangkalan parah, terutama di saluran mikro Jalan Ciledug Raya. Kedalamannya kini hanya tersisa 30 sentimeter dari kondisi normal satu meter.

“Saya minta agar pengerukan dilakukan sampai tuntas,” tegas Anwar di lokasi.

Ia juga meminta agar proses pengerukan didokumentasikan dengan baik untuk memastikan pengawasan serta perawatan berjalan profesional.

Pengerukan Kali Uangan Sasar 400 Meter

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan pengerukan Kali Uangan dilakukan sepanjang 400 meter dengan target kedalaman hingga 1,5 meter. Tujuannya untuk mengembalikan kapasitas tampung air dan mencegah banjir Jakarta Selatan.

“Kami prioritaskan kawasan ini karena kerap dilanda genangan. Selain Kali Uangan, saluran mikro di Jalan Ciledug Raya juga kami tangani karena bermuara ke lokasi ini,” jelas Santo.

Sebanyak 450 personel Pasukan Pelangi dan 135 personel dari Suku Dinas SDA dikerahkan. Proses ini juga didukung alat berat berupa dua ekskavator spider dan 10 dump truck. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu tiga pekan.

Warga Apresiasi Langkah Pemkot Jaksel

Langkah cepat Pemkot Jaksel mendapat apresiasi dari warga. Ketua RW 09 Kelurahan Petukangan Utara, Casnoto, menyampaikan terima kasih atas pengerukan yang langsung menyasar sumber masalah.

“Wilayah kami berada di area cekungan sehingga rawan genangan dan banjir. Kami sangat mengapresiasi kerja bakti massal ini, karena langsung menyasar pada sumber masalah,” ujarnya.

Casnoto juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Sampah bisa memicu sumbatan saluran air. Saya rutin mengajak warga kerja bakti dan mengimbau agar tidak membuang sampah ke saluran,” tutupnya.