Menuju Peninjauan Langsung Presiden Prabowo, Menkes Paparkan Data Tiga Program Quick Win

Realisasi Pajak 2025 Belum Capai Target Maksimal
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa/(instagram )

Faktaambon.id — Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin (BGS), akhirnya buka suara guna menanggapi rumor panas yang menyebut dirinya akan melengserkan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan. Isu perombakan (reshuffle) susunan kabinet ini memang sempat santer menjadi perbincangan liar di ruang publik dalam beberapa pekan terakhir.

Saat dicegat oleh awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026), Budi dengan tegas menepis kabar burung tersebut. Ia memastikan sama sekali tidak ada tawaran khusus, instruksi kepresidenan, maupun pembicaraan tingkat tinggi terkait pengambilalihan kursi bendahara negara. Alih-alih mendiskusikan urusan transisi menteri, Budi mengklarifikasi bahwa kedatangannya menemui Presiden RI Prabowo Subianto murni untuk urusan laporan portofolio kesehatan.

Laporkan RSUD Lampung Barat dan Tiga Program Quick Win Medis

Agenda utama pertemuan tertutup di Istana tersebut adalah melaporkan rencana kunjungan kerja harian Kepala Negara ke Kabupaten Lampung Barat dalam rangka meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terbaru. Selain itu, Presiden Prabowo secara khusus menagih rincian perkembangan dari tiga program quick win di sektor medis.

Tiga fokus utama infrastruktur kesehatan yang dilaporkan Menkes meliputi:

  • Fasilitas pelaksanaan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

  • Gerakan penanganan masif penyakit tuberkulosis (TBC).

  • Progres pembangunan 66 rumah sakit baru di berbagai daerah Indonesia.

“Saat ini sudah ada 20 rumah sakit yang rampung, dan 12 di antaranya beroperasi penuh. Beliau ingin meninjau langsung,” papar mantan Wakil Menteri BUMN tersebut menjabarkan data capaian kementeriannya.

Ketika didesak lebih jauh oleh wartawan mengenai kesiapan mental dan teknis dirinya apabila mendadak ditugaskan memegang kendali atas kebijakan ekonomi nasional, Budi hanya tersenyum simpul. “Sekarang saya masih Menkes, rasanya sudah agak lupa (urusan keuangan),” selorohnya bernada gurauan.

Kehadiran Tokoh Ekonomi Papan Atas di Kompleks Istana

Momen kehadiran Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan harian ini secara kebetulan berbarengan dengan kedatangan sejumlah tokoh ekonomi papan atas nasional. Terlihat pakar ekonomi Chatib Basri—yang namanya juga ikut diisukan sebagai kandidat kuat Menkeu baru—hadir bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, serta Septian Hario Seto dan Firman.

Meski berada di satu lokasi yang sama pada hari itu, Budi menegaskan bahwa tidak ada agenda pertemuan gabungan lintas sektor. Ia menjalani sesi audiensi personal secara eksklusif dengan Presiden Prabowo, sepenuhnya terpisah dari rombongan para petinggi ekonomi makro tersebut guna menjaga profesionalitas kinerja kementerian.

*(Drw)