Faktaambon.id, NASIONAL – Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, digegerkan oleh penemuan jasad satu keluarga di dalam kediaman mereka pada awal Januari 2026. Dalam insiden memilukan ini, tiga orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara satu anggota keluarga lainnya ditemukan dalam kondisi trauma dan luka fisik yang cukup serius.
Peristiwa ini pertama kali terungkap oleh anak kedua korban yang baru saja pulang bekerja pada Jumat pagi. Ia disambut oleh keheningan mencekam sebelum akhirnya menemukan anggota keluarganya sudah tidak bernyawa. Sang kakak yang menjadi saksi pertama tersebut dilaporkan mengalami syok hebat hingga berteriak histeris di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kematian satu keluarga tewas tersebut di tengah situasi yang mengejutkan warga sekitar.
Satu Korban Selamat Alami Luka Melepuh
Dari empat anggota keluarga yang berada di lokasi, satu orang ditemukan selamat namun dalam kondisi memprihatinkan. Abdullah Syauqi Jamaludin (23) ditemukan dalam kondisi sadar tetapi dengan pandangan yang kosong. Saat dievakuasi oleh tim medis, terdapat luka melepuh di beberapa bagian tubuhnya yang kini tengah menjalani perawatan intensif.
Meskipun kondisi rumah dilaporkan dalam keadaan rapi dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik yang mencolok seperti luka senjata tajam atau pengrusakan, kondisi jenazah para korban memberikan petunjuk awal bagi petugas.
Berikut fakta sementara dari hasil olah TKP:
Kondisi Korban: Mulut para korban ditemukan mengeluarkan busa.
Dugaan Awal: Para korban diduga mengalami keracunan hebat.
Kondisi Rumah: Terlihat rapi tanpa adanya tanda-tanda perkelahian atau kekerasan fisik.
Evakuasi: Tim medis dan kepolisian telah mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Pihak kepolisian bersama tim kedokteran forensik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sisa makanan atau zat kimia yang mungkin ada di dalam rumah. Penyelidikan difokuskan untuk memastikan apakah insiden penemuan jasad di Tanjung Priok ini murni kecelakaan (keracunan tidak sengaja) atau terdapat unsur pidana di dalamnya.
(*Drw)













